Tradisi Wiwitan Desa Prawatan, Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya Leluhur

Tradisi Wiwitan Desa Prawatan, Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya Leluhur

Jogonalan 1/07/2026 – Pemerintah Desa Prawatan menggelar Tradisi Wiwitan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas datangnya musim panen. Kegiatan yang telah menjadi warisan budaya turun-temurun ini diikuti oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, kelompok tani, serta warga Desa Prawatan dengan penuh khidmat dan kebersamaan.

Tradisi Wiwitan diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas hasil pertanian yang melimpah serta harapan agar panen berlangsung lancar, membawa keberkahan, dan meningkatkan kesejahteraan para petani. Setelah prosesi doa, dilakukan simbolisasi pemotongan padi pertama sebagai tanda dimulainya masa panen.

Selain memiliki nilai spiritual, Tradisi Wiwitan juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus melestarikan kearifan lokal yang telah diwariskan oleh para leluhur. Semangat gotong royong dan kebersamaan tampak dalam setiap rangkaian kegiatan yang berlangsung.

Camat Jogonalan beserta jajaran turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat. Diharapkan tradisi ini dapat terus dilestarikan dan dikenalkan kepada generasi muda agar nilai-nilai budaya, rasa syukur, dan kebersamaan tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.

Melalui Tradisi Wiwitan, masyarakat Desa Prawatan tidak hanya merayakan hasil panen, tetapi juga memperkuat komitmen untuk menjaga budaya, mempererat persaudaraan, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kecamatan Jogonalan.

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0